Apakah Nge Vape Membatalkan Puasa? Ini Sering Bikin Bingung! » Vapeboss Indonesia


Vapeboss Indonesia

Blog Details

image

Apakah Nge Vape Membatalkan Puasa? Ini Sering Bikin Bingung!

Marhaban ya Ramadhan! Buat kamu yang sudah terbiasa ngevape sebagai rutinitas harian, pasti sempat kepikiran: sebenarnya nge-vape itu membatalkan puasa atau nggak, sih?

Secara logika, vape memang bukan makanan atau minuman yang jelas-jelas bikin batal kalau dikonsumsi saat puasa. Bahkan, banyak vapers juga bilang, “Kan kita nggak makan vape-nya, lagipula juga nggak bikin kenyang. Jadi harusnya nggak batal, dong?”

Pikiran seperti ini wajar banget dan sering muncul di kepala banyak orang. Karena itu, topik ini memang perlu dibahas lebih dalam, supaya kamu bisa menemukan jawaban yang lebih masuk akal dan bikin hati lebih tenang saat menjalani puasa.

Apakah Nge Vape Membatalkan Puasa?

Sebagai seorang Muslim, menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan adalah kewajiban. Bukan hanya soal halal dan haram, tetapi juga tentang menahan diri serta mengambil hikmah untuk meningkatkan kualitas diri.

Puasa berarti menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkannya, termasuk memasukkan sesuatu ke dalam tubuh melalui mulut hingga tenggorokan, atau melalui jalan lain, secara sengaja.

Kebanyakan hal yang jelas membatalkan puasa biasanya berwujud cair atau padat. Sementara itu, vape berbentuk uap atau asap. Karena itulah, wajar jika kalian bingung dan bertanya-tanya apakah ngevape membatalkan puasa?

Secara umum, ngevape dinilai membatalkan puasa. Karena ngevape atau merokok memiliki ‘sensasi’ tertentu yang dapat dirasakan seperti nikotin, tembakau, atau rasa-rasa lain sesuai dengan liquid yang digunakan.

Hal inilah yang membuat aktivitas ngevape disamakan dengan merokok, yang oleh mayoritas ulama juga dianggap membatalkan puasa.

Pandangan Ulama Apakah Nge Vape Membatalkan Puasa

Dalam literatur fiqih, merokok disebut syurbud dukhan yang secara makna berarti “mengisap/minum asap”. Karena itu, mayoritas ulama berpendapat bahwa merokok membatalkan puasa.

Beberapa ulama dari mazhab Syafi’i menjelaskan bahwa:

  • Asap tembakau yang dihisap termasuk ‘ain (sesuatu yang masuk ke tubuh).
  • Jika asap itu sengaja dihirup dan memiliki rasa/sensasi, maka puasa menjadi batal.
  • Ini berbeda dengan asap masakan yang tidak sengaja terhirup yang tidak membatalkan puasa.

Kitab-kitab rujukan seperti Hasyiyatul Jamal, Tuhfatul Muhtaj, dan Nihayatuz Zain menyebutkan bahwa asap rokok yang diisap sengaja membatalkan puasa, karena memiliki kandungan dan efek yang bisa dirasakan.

Ulama Nusantara seperti Syekh Ihsan Jampes juga menegaskan bahwa merokok saat puasa membatalkan, meskipun ‘ain dari asap sulit dilihat secara fisik, karena secara kebiasaan ia tetap dianggap masuk ke tubuh.

Karena vape juga menghasilkan uap dari cairan yang sengaja dihirup, maka hukumnya disamakan dengan rokok, yaitu membatalkan puasa.

Sumber: https://jatim.nu.or.id/keislaman/dalil-merokok-dapat-membatalkan-puasa-aFKvH

Jadi, Sebaiknya Gimana?

Kalau kamu ingin lebih aman dan tenang secara ibadah, pilihan terbaik tentu saja menahan diri dari nge-vape selama puasa, lalu melanjutkannya saat berbuka atau malam hari.

Bukan cuma soal sah atau tidak, tapi juga soal rasa yakin dan nyaman saat menjalani puasa tanpa rasa ragu.

Penutup

Pertanyaan soal apakah ngevape membatalkan puasa memang wajar, apalagi buat yang sudah terbiasa. Tapi kalau masih ada keraguan, biasanya memilih jalan paling aman adalah keputusan terbaik.

Karena pada akhirnya, puasa bukan cuma soal menahan lapar dan haus, tapi juga menahan diri dari hal-hal yang bisa merusak maknanya.

Selamat menjalani ibadah puasa vapers! Semoga puasa kalian menyenangkan, dan jangan lupa pas buka langsung mampir ke retail Vapeboss yang tersebar di seluruh Jawa dan Bali.

Baca Artikel Lainnya

Sambut Ramadhan! 5+ Liquid Salt Nic yang Pas untuk Berbuka Puasa!

5+ Rekomendasi Pod Stick Simple buat Dibawa Bukber!